Kamu tau aku paling benci dengan kata jarak.

Kenapa? Karena jarak adalah sebuah pemisah…

Pemisah antara aku dan kamu yang saling mencinta.

Masing-masing dari kita memang mempunyai cita-cita dan impian yang tidak bisa diganggu gugat. Hingga akhirnya kita memutuskan untuk berada di jalan yang berbeda, walaupun dengan tujuan yang sama, MENCAPAI KEBAHAGIAAN.

Aku berjalan ke Utara, kamu berjalan ke Selatan,

Aku berjalan dengan alur yang datar, sedangkan kamu bergelombang,

Kita memang tidak ditakdirkan untuk menyamakan langkah,

Namun kita berjanji akan ada waktunya untuk kembali bersama,

Dan melupakan jarak dan batas waktu yang sempat memisahkan.

Ah, jarak…

Kenapa ada jarak di antara kata CINTA?

Aku Cinta (jarak) denganmu.

Begitulah kita membina alur percintaan ini.

Ketika komunikasi menjadi keutamaan nomor satu,

Kita mencoba supaya tidak bosan saling menghubungi,

Ketika kepercayaan adalah kunci dari segalanya,

Apakah kita benar-benar tidak berdusta?

Manusia akan selalu mencari yang terbaik untuk hidupnya,

Bisakah aku mempertanyakan kesetiaan yang sering kau umbar-umbarkan?

Ini sebenarnya bukan ragu, Sayang,

Hanya kerinduan yang tak tertahankan.

Ya, karena JARAK yang JAUH antara CINTA…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s