Apakah aku harus menghilang terlebih dahulu dari kamu agar dicari oleh kamu. Agar kamu dapat sadar dengan kehadiranku?

Aku hanya ingin diperhatikan, bukan hanya diberikan barang-barang mahal. Kalau saja bentuk perhatian bebas diperjualbelikan, tentu aku adalah orang yang pertama di barisan paling depan untuk membelinya dalam jumlah yang banyak.

Hilang dan perhatian bisa jadi adalah sebuah sahabat yang saling bermusuhan. Mereka begitu berjauhan, tapi juga tidak bisa saling berdekatan.

__

Bekasi, 14 September 2013

Salah satu kutipan di novel saya. 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Hilang dan Perhatian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s