Seperti yang sudah diceritakan pada cerita sebelumnya di Candi Prambanan, kami, saya dan Ifdal, nggak terlalu lama di sana karena ingin melihat sunset di Candi Ratu Boko yang katanya cantik banget. Sebenarnya ada paket tour dari Candi Prambanan ke Candi Boko gitu, cuma ya berhubung ingin merasakan suasana yang beda (maklum kan saya turis ala-ala) jadinya jalan sendiri aja.

Ketika sudah sampe di Candi Ratu Boko, kok sepi?

PAS LIAT LOKET TIKET MASUK KOK TUTUP SIH? KATANYA BISA LIAT SUNSET? PADAHAL BARU JAM 5? *capslock jebol

Terus akhirnya nanya ke salah satu warga lokal yang ada di situ.

“Bu, Candi Boko udah tutup ya?”

“Iya, udah, Mbak. Tutupnya sekarang jam 4.”

“Oh, gitu. Nuwun, Bu…”

Kami berjalan lagi ke arah candi dan bertemu dengan petugas.

“Iya, Mbak. Sekarang tutupnya jam 4.”

Anu… anu… anu… kaki lemas. Saya akan pingsan karena mendengar penuturan dari satpam tadi. Yah, terus batal aja gitu liat sunset-nya? Kalau Ifdal mah santai aja, karena dia pernah ke sini sebelumnya. Kalau saya kan belum. Huhuhu…

Untunglah, Ifdal punya ide yang cukup cemerlang dan nggak saya sesali.

“Bel, kita ke sana aja gimana?” tunjuknya.

Dalam satu kawasan Candi Boko memang ada restoran gitu. Akhirnya daripada nggak mendapat apa-apa dan sudah jauh ‘naik ke atas’, kami masuk ke dalam. Agak gambling juga sebenarnya karena keliatan mahal gitu.

Oiya, nama tempatnya lupa. Tapi pas ngecek Tripadvisor nama restorannya Resto Istana Boko.

Di sana, saya memesan jus alpukat dan seperti biasa Ifdal memesan kopi. Terus-terus yang nggak disangka-sangka adalah pemandangan di dalam cantik banget. Luar biasa pokoknya…

Kami mencari foto yang enak untuk melihat pemandangan, sementara Ifdal mengeluarkan peralatan tempurnya berupa alat gambar dan ingin menggambar suasana itu.

Begini foto-foto yang kami ambil di sekitar resto.

p_20160304_175050.jpg
Ngeliat Yogya dari atas
p_20160304_175558.jpg
Bunga-bunga di sekitar resto
p_20160304_180541.jpg
Nggak bisa berhenti motret bunga
p_20160304_180535.jpg
Menjelang senja
p_20160304_181012.jpg
Senja di antara bunga-bunga
1457667826440.jpg
Ini pelataran tempatnya
1457667835644-01.jpeg
Ini saya difoto sama Ifdal. Diedit pake Snapseed

Kami duduk-duduk di sana sampai diusir sama petugas restoran sekitar pukul 7 atau setengah 8 malam. Restoran yang sempat ramai, lalu sepi, ramai lagi, sampai sepi lagi kami tetap di sana tanpa menambah pesanan apapun. :p

Apa yang kami lakukan selama itu? Ih, kepo banget… yang pasti mengobrol sambil menikmati keindahan yang nggak bisa dilihat di dalam Candi Boko. Oh sampai lupa. Harga makanan dan minumannya nggak mahal kok, cukup murah untuk ukuran restoran besar yang menyajikan pemandangan yang apik kayak begini.

Advertisements

4 thoughts on “Pengganti Sunset di Ratu Boko

  1. Harus beli tiket masuk Ratu Boko juga gak kak untuk bisa ke restonya aja???
    Harga makanannya kisaran berapa kak??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s