Bella, mukamu kenapa kok jadi jerawatan?

Bella, kok jadi rusak gitu mukanya?

Bella, wajahnya kenapa?

Tiga pertanyaan tadi adalah pertanyaan yang sering ditanyakan orang-orang saat bertemu dengan saya. Iya, muka saya emang lagi rusak parah dan penuh dengan jerawat. Saya akui itu kok dan membuat saya malu untuk swafoto tanpa menggunakan filter atau bersama teman-teman ketika ngumpul bareng.

Makanya, saya jarang mau buat foto akhir-akhir ini. Namun, bukan berarti saya nggak berusaha buat mengobati dan mengatasi masalah jerawat yang sudah ada sejak kuliah dahulu dan mulai muncul lagi di tahun lalu, ya. Memang, bisa aja saya mau penyembuhan yang cepat dan instan; datang ke klinik kecantikan, diberi resep obat dokter, dan masalah di wajah langsung tuntas dalam waktu singkat.

Bukan itu goal saya, karena saya lagi mengurangi produk pabrikan yang mengandung Paraben, SLS, dan bahan kimiawi lainnya. Alhasil, orang-orang masih melihat wajah saya breakout di sana-sini. Hehehe…

Hal yang bikin miris adalah waktu skin check di kantor dan flek hitam saya mencapai 65% dan usia kulit saya setara dengan orang berusia 35 tahun padahal saya masih 25.5 tahun. Kan, sedih. Gara-gara itu jadi mulai aware sama kulit wajah dan tubuh sendiri.

Omongan orang-orang itu juga kadang bikin sakit hati sih. Ya, sudah nggak apa-apa. Itu, kan, omongan orang berdasarkan apa yang mereka liat tapi mereka nggak tahu bagaimana perjuangan saya mengembalikan wajah mulus bebas jerawat dan juga sehat.

Makanya saya sengaja bikin blogpost khusus di sini, sekalian reviu dikit-dikit soal produk yang saya pakai buat melawan jerawat.

Ini penampakan wajah saya sekarang:

Wajah asli dan cuma pakai air buat cuci muka
Wajah asli dan cuma pakai air buat cuci muka
Kondisi pipi kiri
Kondisi pipi kiri
Kondisi pipi kanan
Kondisi pipi kanan

Jadi paham, kan, kenapa banyak orang yang bilang kayak gitu? Cerita bermula karena saya sempat salah pakai kosmetik, di mana wajah saya jadi bruntusan dan banyak komedo muncul lalu jerawat kecil-kecil.

***

Saya lalu suka baca postingan orang-orang soal skincare routine yang biasa mereka pakai, ternyata banyak banget. Ha… Ha… Ha… Ngerasa skincare routine saya jadi nggak ada apa-apanya. Huvt.

Saya menyebut skincare saya sebagai peralatan tempur, karena harus banget dipakai dan nggak boleh di-skip. Sebenarnya mau ngikutin 10 step korean skincare yang lagi hype banget itu, tapi keterbatasan budget dan kemalasan yang sudah mendarah daging, jadi saya melakukan skincare routine yang standar aja.

Jpeg
Peralatan tempur saya

Mari sekarang direviu satu-satu produknya:

1. Health and Happiness Firm Skin

Jpeg
Ada 30 kapsul untuk sebulan

Tau produk ini karena skin check bulan lalu dan udah ditawarin sama mbak sales-nya buat pake. Awalnya saya nggak mau, karena ngerasa nggak butuh. Namun, karena wajah lagi breakout rauwis-uwis dan katanya selain perbaiki dari luar, dari dalam juga perlu, maka saya beli.

Sebelum beli juga googling dulu seberapa besar manfaatnya sih, soalnya, kan, rugi udah beli mahal-mahal tapi nggak ada efeknya. Ternyata banyak respon positif dengan pemakaian Firm Skin.

Harganya Rp 210.000,00 dengan ongkir Rp 10.000,00. Diminumnya pagi hari setelah sarapan dan satu tablet per harinya. Kalau saya lihat di web Kalbe dan online web lainnya sih dijual Rp 240.000,00. Produk ini baru saya pakai seminggu, jadi belum bisa komentar banyak.

2. Envyme Cosmetic

Jpeg
Produk envyme yang saya punya

Saya tau soal envyme ini dari teman baik saya (hasik), Tiwi. Tiwi yang duluan pake dan cocok di dia. Saya yang orangnya emang suka ikut-ikutan akhirnya penasaran. Apalagi envyme dari bahan natural dan produk lokal, sesuailah sama misi saya. Envyme sendiri punya tiga varian; papaya, kiwi, dan tea tree oil.

Awalnya untuk coba-coba saya pakai Papaya trial set dulu. Setelah 2 minggu pemakaian, keliatan perubahan pada wajah yang lebih bersih dan cerah.

Saya konsultasi via line@ dengan admin yang ramah dan sabar, walau dibalas chatnya agak lama. Hihihi… Jadi sebelum beli produk mereka, kita harus menjawab beberapa pertanyaan seputar kondisi wajah.

Setelah itu, dikirimkan foto wajah terbaru. Oleh admin, langsung disarankan untuk memakai seri perawatan mereka. Hampir sebulan saya rutin memakai rangkaian perawatan Envyme Tea Tree Oil. Walau masih ‘penyembuhan’, wajah saya berangsur-angsur membaik dan lebih cerah. Pas awal detoksifikasi dengan kefir mask, wajah saya gatal-gatal parah karena mungkin itu efek bahan kimia kali, ya. Namun, sekarang kalau pakai kefir mask, malah kayak pake masker biasa. Hohoho…

3. Garnier Mincellar Water

Jpeg
Versi biru untuk kombinasi dan berjerawat

Beli Garnier ini juga karena teracuni oleh Tiwi dan para beauty blogger yang saya ikuti. Sehabis Silky Girl Make Up Remover, saya ganti membeli ini, karena make up remover-nya kurang pas di wajah saya. Saya emang jarang pake make up karena lagi jerawatan, tapi aktivitas sehari-hari juga jalan kaki, jadi butuh untuk ngilangin debu jalanan yang menempel di wajah. Baunya agak kurang enak sih, tapi cukup ampuh buat bersiin kotoran yang nempel. Harganya Rp 29,900 di Guardian. Sekarang ini banyak produk micellar water di pasaran, cuma lagi-lagi semua tergantung kebutuhanmu aja.

4. Acne Mask dan Cleansing Balm Shoppasoap

Jpeg
Produk Shoppasoap yang lagi saya pakai

Saya tau shoppasoap sejak kepulangan dari Kampung Inggris. Entah bagaimana ceritanya, tau-tau saya menemukan produk natural ini. Sebelumnya saya sempat menggunakan Binahong Soap dan Acne Oil yang memang khusus ngobatin jerawat. Karena kurang istoqomah, jadi udah nggak repurchase lagi padahal abis pakai itu, jerawat juga berkurang. Akhirnya direkomendasikan lagi oleh Kak Intan untuk pakai Acne Mask yang benar-benar ajaib. Saya lagi-lagi nurut, lagipula pas banget masker yang saya pakai habis.

Oiya, sebelumnya saya sempat pakai Acne Suicide Squad dari Tiff Body dan Sacre Skin, tapi nggak menunjukkan hasil yang signifikan. Mungkin nggak cocok aja di saya dan wajah saya udah kebanyakan kandungan kimiawi.

Sementara cleansing balm saya beli karena saya mau mulai rajin double cleansing. Apa itu double cleansing? Bahasa awamnya adalah perbersihan muka secara bertahap untuk menghilangkan kotoran atau residu yang menempel.

img_20170128_183958_931.jpg
Double cleansing ala Bella

Ada lima langkah buat double cleansing:

a. Face Cleanser

b. Cleansing Balm

c. Mincellar Water

d. Facial Foam

e. Facial Toner

Makanya agak repot kalau lagi males dan pulang malem, udah keburu capek buat ikutin langkahnya. 😦 Ini baru cleansing aja lho, belum totol acne sol, pakai balancing lotion, dan night cream. Ahahahaha… Iya, cantik itu sakit dan mahal. Sebenarnya kalau mau ringkes, pakai cleanser, foam, dan toner juga sudah cukup.

Sekarang sih, saya masih dalam tahap perawatan dan berjuang yang nggak boleh patah semangat. Karena sedikit saya lalai atau mulai makan nggak bener, pasti jerawat langsung muncul lagi. Semoga setelah ini akan ada progress positif.

***

Tulisan ini bukan sponsored post dan murni pendapat pribadi. 

Advertisements

5 thoughts on “Perjuangan Berat Melawan Jerawat

  1. Mbak Bella coba pake produk Himalaya soalnya itu free paraben dan detergen. 😀. Ak pakai dan ngebantu bgt buat ngilain break out meski hanya sabun mukanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s